2 June 2014

CARA MERAWAT PENTET ATAU CENDET AGAR GACOR DAN BANYAK VARIASI KICAUAN


Pada kesempatan ke sekian kali ini, sama dengan beberapa artikel yang membahas tentang bagaimana tips cara merawat burung kicauan baik yang diperuntukkan hanya sekedar hobby ataupun yang memang sengaja dipelihara yang diperuntukkan sebagai perlombaan. Seperti pada artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga tidak berbeda jauh dengan artikel yang disampaikan oleh para penggemar burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang asyik dan mantaB mengenai tata cara bagaimana cara merawat dan membentuk burung Cendet atau Pentet dapat rajin berkicau dan gacor dan siap tampil dalam setiap pertandingan ataupun lomba yang diadakan.

Di sini saya akan mencoba menyampaikan sedikit pendapat saya dan juga sebagaian saya ambil dari teman-teman yang sudah meng-share tentang bagaimana tips dan caranya merawat burung kicauan terutama yang akan dibahas disini adalah burung Cendet atau Pentet agar rajin gacor dengan kondisi sehat secara fisik dan mental.

Pada dasarnaya apa yang akan saya sampaikan ini tidak beda jauh dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat dan memproes Cendet agar rajin bunyi dan gacor.

Berikut adalah tips dan caranya:

  1. Pertama diawali dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyam para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara burung jantan dan betina.
  2. Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray pada sekitar jam 7.00 - 8.00an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi hujan (karena kondisi artikel ini dibuat kebetulan lagi musim hujan).
  3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam jika matahari benar-benar cerah dan boleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah (sama dengan atas: (karena kondisi artikel ini dibuat kebetulan lagi musim hujan), selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras sekira kondisi burung sudah fresh kembali setelah dimandikan.
  4. Sediakan makanan yang cukup seperti voer yang berkualitas (maaf tidak bermaksud promosi: to**ong sudah lumayan bagus) karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat
5.      lain yang sudah cukup untuk kebutuhan si burung.
6.      Berilah makanan tambahan pada burung atau yang lebih dikenal dengan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 5 - 7 ekor dan sore demikian juga cukup dengan 4-5 ekor saja, bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 1-2 hari dan juga berikan kroto sebagai variasi jenis EF lainnya yang juga bisa menambah asupan protein buat burung.
7.      Sekalipun Cendet atau Pentet dikenal oleh khalyak kicau mania adalah merupakan burng yang sangat cocok dijadikan sebagai master untuk burung jenis lainnya, namun tidak ada salahnya jika Pentet pun dimaster dengan burung lain dengan tujuan adar menambah variasi kicauan Cendet itu sendiri. Pemasteran suara dapat dilakukan dengan cara melalui suara burung secara langsung seperti misalnya didekatkan dengan burung-burung dengan suara yang indah dan unik namun diusahakan yang sudah gacor, seperti jalak suren, kenari, murai batu, atau burung lain yang kita anggap pantas untuk dijadikan sebagai master dan bisa dimaster dengan menggunakan suara burung dalam bentuk MP3 yang sudah pernah jadi jawara (bisa download di internet) tinggal pilih dan download jenis burung apa yang akan kita pilih sebagai master dengan settingan suara yang bisa membuat burung  kita bisa berlatih dan terbiasa dengan suara tersebut, sehingga akan menambah variasi suara Cendet kita.
8.       Dan yang terakhir yang perlu diperhatikan dan tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Demikian tips dari saya semoga bermanfaat, pada dasarnya tips dan cara seperti itu tidak multak harus dilakukan sama percis seperti yang saya sampaikan karena tergantung kondisi, situasi dan kesabaran serta keuletan dalam kita memberikan perhatian terhadap hewan kesayangan kita.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

0 comments

Post a Comment